Welcome To My Blogg.. This is My "WORLD"
Selasa, 22 Mei 2012
santysitorus: pengertian telekomunikasi
santysitorus: pengertian telekomunikasi: 1.1 Pengertian Telekomunikasi Kata telekomunikasi berasal dari bahasa Yunani yaitu ...
jaringan lokal akses tembaga
2.1 Umum
Jaringan
lokal akses tembaga (Jarlokat) adalah suatu bentuk jaringan kases yang
konfigurasinya dimulai dari terminal
blok vertikal pada rangka pembagi utama
(RPU/MDF), baik yang hanya menggunakan tembaga sebagai media akses maupun
adanya tambahan perangkat lain yang
bertujuan untuk meningkatkan unjuk kerjanya. Jarlokat digolongkan kedalam 2 jenis yaitu Jarlokat murni dan
Jarlokat tidak murni.
2.1.1 Jarlokat Murni
Jaringan
lokal akses tembaga (Jarlokat) murni sebagai jaringan lokal akses tembaga yang
operasionalnya tidak menggunakan tambahan perangkat aktif. Jarlokat murni
dipergunakan untuk menghubungkan
pelanggan telepon individual ke
sentral telepon dan pelanggan data individual ke sentral data dengan kecepatan
sampai dengan 19,6 kbps. Berdasarkan cara pencatuan dari sentral ke pesawat
pelanggan jarlokat murni dapat dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu :
Konfigurasi
Jaringan Kabel Lokal.

pengertian telekomunikasi
1.1
Pengertian
Telekomunikasi
Kata telekomunikasi berasal dari
bahasa Yunani yaitu tele dan komunikasi. Dimana tele berarti jauh sedangkan
komunikasi berarti penyampaian informasi atau hubungan satu simpul (point)
dengan simpul yang lainnya. Jadi kalau diterjemahkan secara langsung maka
telekomunikasi berarti penyampaian informasi atau hubungan antara satu simpul
dengan simpul lainnya yang berjarak jauh. Akan tetapi kalau melihat contoh
berikut ini maka ternyata terjemahan itu kurang tepat. Contohnya adalah sebagai
berikut :
Intercom : hubungan
jarak dekat, yaitu pembicaraan antara 2 orang dengan telepon intercom yang
mungkin hanya berjarak 1 – 2 m saja dipisahkan oleh satu dinding tipis. Akan
tetapi meskipun berjarak dekat, ini disebut juga hubungan telekomunikasi
Orang berteriak : hubungan
jarak jauh, yaitu teriakan seseorang tanpa bantuan peralatan yang mungkin
berjarak 50 – 70 meter. Akan tet api meskipun berjarak lebih jauh dari contoh
yang pertama tadi, ini tidak disebut sebagai hubungan telekomunikasi
Jadi dari kedua
contoh diatas terlihat bahwa telekomunikasi ini melibatkan suatu jar ak dengan
suatu bentuk peralatan khusus tert entu. Oleh karena itu definisi
telekomunikasi yang lebih tepat dari pada definisi di atas tersebut adalah
‘penyampaian informasi atau hubungan antara satu simpul dengan simpul yang
lainnya dengan mempergunakan bantuan peralatan khusus’. Di sini terlihat bahwa hubungan itu tidak perlu harus
jauh (meskipun ada perkataan tele), dekatpun bisa. Akan
tetapi yang penting adalah harus dengan mempergunakan bantuan peralatan khusus.
Bantuan peralatan khusus dalam hubungan telekomunikasi ini tidak harus berupa
peralatan listrik. Ia dapat juga berupa yang lainnya misalnya asap, bendera,
genderang dan sebagainya. Meskipun demikiam dalam pembahan lebih lanjut hanya
akan dibahas hubungan yang mempergunakan bantuan peralatan listrik, karena ini
adalah yang terbesar sampai saat ini.
Memperhatikan
hal-hal tersebut maka jelaslah bahwa ilmu pengetahuan tentang telekomunikasi
adalah ilmu yang mempelajari tentang penyampaian informasi dengan bantuan
peralatan listrik. Berbeda
1.2
Konsep Dasar
Telekomunikasi
Dibandingkan
dengan sistem-sistem yang lainnya maka intercom memang sederhana, akan tetapi ia adalah two way system, dimana kedua belah pihak
dapat saling berbicara dan mendengar. Suatu baby
alarm, seperti terlihat pada gambar 1.1 adalah sesuatu yang mirip dengan
intercom, tetapi lebih sederhana lagi karena ini adalah one way system. Sistem ini terdiri dari sebuah mikropon,
ditempatkan pada kamar bayi, dan sebuah loudspeaker pada kamar orang tuanya.
Suara yang dihasilkan oleh bayi ini dirubah menajadi sinyal listrik oleh
mikropon, sinyal-sinyal ini disalurkan melalui kabel, diperkuat oleh amplifier
dan dirubah kembali menjadi suara, yang dipancarkan oleh loudspeaker. Mikropon
dan loudspeaker ini yang disebut input dan output transducer. Kedua transducer
ini elemen di antaranya membentuk sistem tekomunikasi. Manusianya,
yaitu bayinya serta orang tuanya, tidak termasuk dalam sistem ini. Merka adalah
pemakainya saja (user). Kabelnya
adalah saluran transmisinya. Amplifiernya dapat diletakkan di salah satu ujung
yang mana saja.
1.3
Jaringan
Telekominikasi
1.3.1 Karakteristik Umum dari Jaringan
Telekomunikasi
Dari konsep dasar hubungan
telekomunikasi, jaringan telekomunikasi diperlukan untuk menghubungkan
terminal-terminal lewat saluran transmisi. Jaringan ini
mungkin menghubungkan terminal berdekatan maupun yang sangat jauh sekali. Informasi yang dikirimkan
dapat bermacam-macam bentuk, akan tetapi sebagian besar adalah voice frequency signals dari telepon, atau dengan perkataan lain
jaringan telekomunikasi yang terbesar di dunia adalah jaringan telepon. Bentuk
yang lainnya misalkan telegraph, data
atau televisi biasanya juga dikirimkan melalui saluran telepon dengan
menggunakan terminal yang sesuai. Jaringan telepon adalah jaringan yang
terbesar karena selain adanya hubungan
antar terminal sehingga di[perlukan sentral switching juga jumlah terminalnya
yang banyak sekali tersebar di seluruh dunia.
Pada jaringanm telekomunikasi,
terminalnya bermacam-macam misalnya telepon, telex, radio, televisi dan
sebaginya. Seangkan media salurannya juga bermacam-macam misalnya laut, udara
dan darat. Selain itu switchingnya juga bermacam-macam bahkan ada yang tanpa
switching. Akan tetapi dalam hal ini yang sama adalah bentuk jaringannya. Pada
dasarnya hanya ada dua macam bentuk dasar dari jaringan telekomunikasi
yaitu jaringan mata jala dan jaringan
bintang, sedangkan jaringan mata jala ini dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu
jaringan mata jala penuh dan jaringan sebuah mata jala.
Perbedaan yang terutama antara
jaringan mata jala dengan jaringan bintang adalah bahwa jaringan mata jala
merupakan jaringan tert utup sedangkan jaringan bintang merupakan jaringan
terbuka
Dengan demikian jelaslah bahwa
tidak mungkin dan tidak ekonomis bila setiap pelanggan meminta pelayanan
telekomunikasi khusus kepada setiap pelanggan lainnya kepada siapa mereka akan
berhubungan. Oleh karena itu setiap pelanggan perlu disambungkan dulu ke sentral
switching di mana routing dapat dipilih sesuai dengan tujuan yang
dikehendaki. Sentral
switching ini yang disebut sentral
telepon atau telephone exchange (di USA disebut telephone office).
Tidaklah mungkin satu sentral
disambungkan dengan seluruh pelanggan akan tetapi juga tidak mungkin bila
seluruh sentral saling dihubungkan satu dengan yang lainnya melalui saluran langsung. Jadi ada suatu kebutuhan
akan jumlah sentral yang diperlukan dan
jumlah saluran untuk menyalurkan di
antara mereka. Di sini ada pertentangan ekonomi antara jumlah sentral (dan
biaya untuk saluran yang menghubungkannya) dengan biaya dari saluran pelanggan (subscribers line). Jika
jumlah sentralnya sedikit, maka sebagian besar dari saluran nya panjang. Oleh
karena itu biayanya menjadi besar. Di pihak lain, jika jumlah sentralnya
banyak, maka saluran pelanggan menjadi lebih pendek, dengan demikian biaya
untuk itu dan juga untuk peralatan sentral tersebut kan menjadi lebih mahal.
Oleh karena itu perlu dicari jaringan yang seoptimal mungkin yang akan
membutuhkan biaya semurah mungkin. Biasanya dalam kenyataannya tidak dapat
demikian karena bermacam-macam hal misalnya letak sentral yang terbatas atau
letak pelanggan yang tidak beraturan. Biasanya daerah yang mempunyai populasi penduduk yang tersebar mempunyai sentral yang
kecil tetapi meskipun demikian saluran pelanggannya panjang. Sebaliknya daerah
yang mempunyai populasi penduduk yang padat mempunyai sentral yang besar dan
saluran pelanggan yang pendek.
Saluran antar sentral lokal disebut
junction. Ini bisa merupakan bothway
working atau bisa oneway working.
Terminalogi ini sesuai dengan arah dari traffic;
akan tetapi masing-masing tipe ini merupakan komunikasi dua arah ketika
pembicaraan
Memperhatikan hal-hal tersebut
diatas maka bentuk jaringan
Langganan:
Komentar (Atom)