Welcome To My Blogg.. This is My "WORLD"

Selasa, 22 Mei 2012

pengertian telekomunikasi


1.1              Pengertian Telekomunikasi

Kata telekomunikasi berasal dari bahasa Yunani yaitu tele dan komunikasi. Dimana tele berarti jauh sedangkan komunikasi berarti penyampaian informasi atau hubungan satu simpul (point) dengan simpul yang lainnya. Jadi kalau diterjemahkan secara langsung maka telekomunikasi berarti penyampaian informasi atau hubungan antara satu simpul dengan simpul lainnya yang berjarak jauh. Akan tetapi kalau melihat contoh berikut ini maka ternyata terjemahan itu kurang tepat. Contohnya adalah sebagai berikut :
Intercom              :    hubungan jarak dekat, yaitu pembicaraan antara 2 orang dengan telepon intercom yang mungkin hanya berjarak 1 – 2 m saja dipisahkan oleh satu dinding tipis. Akan tetapi meskipun berjarak dekat, ini disebut juga hubungan telekomunikasi

Orang berteriak    :    hubungan jarak jauh, yaitu teriakan seseorang tanpa bantuan peralatan yang mungkin berjarak 50 – 70 meter. Akan tet api meskipun berjarak lebih jauh dari contoh yang pertama tadi, ini tidak disebut sebagai hubungan telekomunikasi

Jadi dari kedua contoh diatas terlihat bahwa telekomunikasi ini melibatkan suatu jar ak dengan suatu bentuk peralatan khusus tert entu. Oleh karena itu definisi telekomunikasi yang lebih tepat dari pada definisi di atas tersebut adalah ‘penyampaian informasi atau hubungan antara satu simpul dengan simpul yang lainnya dengan mempergunakan bantuan peralatan khusus’. Di sini  terlihat bahwa hubungan itu tidak perlu harus jauh (meskipun ada perkataan tele), dekatpun bisa. Akan tetapi yang penting adalah harus dengan mempergunakan bantuan peralatan khusus. Bantuan peralatan khusus dalam hubungan telekomunikasi ini tidak harus berupa peralatan listrik. Ia dapat juga berupa yang lainnya misalnya asap, bendera, genderang dan sebagainya. Meskipun demikiam dalam pembahan lebih lanjut hanya akan dibahas hubungan yang mempergunakan bantuan peralatan listrik, karena ini adalah yang terbesar sampai saat ini.

Memperhatikan hal-hal tersebut maka jelaslah bahwa ilmu pengetahuan tentang telekomunikasi adalah ilmu yang mempelajari tentang penyampaian informasi dengan bantuan peralatan listrik. Berbeda


1.2              Konsep Dasar Telekomunikasi
Dibandingkan dengan sistem-sistem yang lainnya maka intercom memang  sederhana, akan tetapi ia adalah two way system, dimana kedua belah pihak dapat saling berbicara dan mendengar. Suatu baby alarm, seperti terlihat pada gambar 1.1 adalah sesuatu yang mirip dengan intercom, tetapi lebih sederhana lagi karena ini adalah one way system. Sistem ini terdiri dari sebuah mikropon, ditempatkan pada kamar bayi, dan sebuah loudspeaker pada kamar orang tuanya. Suara yang dihasilkan oleh bayi ini dirubah menajadi sinyal listrik oleh mikropon, sinyal-sinyal ini disalurkan melalui kabel, diperkuat oleh amplifier dan dirubah kembali menjadi suara, yang dipancarkan oleh loudspeaker. Mikropon dan loudspeaker ini yang disebut input dan output transducer. Kedua transducer ini elemen di antaranya membentuk sistem tekomunikasi. Manusianya, yaitu bayinya serta orang tuanya, tidak termasuk dalam sistem ini. Merka adalah pemakainya saja (user). Kabelnya adalah saluran transmisinya. Amplifiernya dapat diletakkan di salah satu ujung yang mana saja.


1.3              Jaringan Telekominikasi

1.3.1    Karakteristik Umum dari Jaringan Telekomunikasi
Dari konsep dasar hubungan telekomunikasi, jaringan telekomunikasi diperlukan untuk menghubungkan terminal-terminal lewat saluran transmisi. Jaringan ini mungkin menghubungkan terminal berdekatan maupun yang  sangat jauh sekali. Informasi yang dikirimkan dapat bermacam-macam bentuk, akan tetapi sebagian besar adalah voice frequency signals  dari telepon, atau dengan perkataan lain jaringan telekomunikasi yang terbesar di dunia adalah jaringan telepon. Bentuk yang lainnya  misalkan telegraph, data atau televisi biasanya juga dikirimkan melalui saluran telepon dengan menggunakan terminal yang sesuai. Jaringan telepon adalah jaringan yang terbesar karena selain  adanya hubungan antar terminal sehingga di[perlukan sentral switching juga jumlah terminalnya yang banyak sekali tersebar di seluruh dunia.

Pada jaringanm telekomunikasi, terminalnya bermacam-macam misalnya telepon, telex, radio, televisi dan sebaginya. Seangkan media salurannya juga bermacam-macam misalnya laut, udara dan darat. Selain itu switchingnya juga bermacam-macam bahkan ada yang tanpa switching. Akan tetapi dalam hal ini yang sama adalah bentuk jaringannya. Pada dasarnya hanya ada dua macam bentuk dasar dari jaringan telekomunikasi yaitu  jaringan mata jala dan jaringan bintang, sedangkan jaringan mata jala ini dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu jaringan mata jala penuh dan jaringan sebuah mata jala.
Perbedaan yang terutama antara jaringan mata jala dengan jaringan bintang adalah bahwa jaringan mata jala merupakan jaringan tert utup sedangkan jaringan bintang merupakan jaringan terbuka


Dengan demikian jelaslah bahwa tidak mungkin dan tidak ekonomis bila setiap pelanggan meminta pelayanan telekomunikasi khusus kepada setiap pelanggan lainnya kepada siapa mereka akan berhubungan. Oleh karena itu setiap pelanggan perlu disambungkan dulu ke sentral switching di mana routing dapat dipilih sesuai dengan tujuan yang dikehendaki. Sentral switching ini yang disebut sentral telepon atau telephone exchange (di USA disebut telephone office).

Tidaklah mungkin satu sentral disambungkan dengan seluruh pelanggan akan tetapi juga tidak mungkin bila seluruh sentral saling dihubungkan satu dengan yang lainnya melalui  saluran langsung. Jadi ada suatu kebutuhan akan jumlah sentral yang  diperlukan dan jumlah  saluran untuk menyalurkan di antara mereka. Di sini ada pertentangan ekonomi antara jumlah sentral (dan biaya untuk saluran yang menghubungkannya) dengan biaya dari saluran pelanggan (subscribers line). Jika jumlah sentralnya sedikit, maka sebagian besar dari saluran nya panjang. Oleh karena itu biayanya menjadi besar. Di pihak lain, jika jumlah sentralnya banyak, maka saluran pelanggan menjadi lebih pendek, dengan demikian biaya untuk itu dan juga untuk peralatan sentral tersebut kan menjadi lebih mahal. Oleh karena itu perlu dicari jaringan yang seoptimal mungkin yang akan membutuhkan biaya semurah mungkin. Biasanya dalam kenyataannya tidak dapat demikian karena bermacam-macam hal misalnya letak sentral yang terbatas atau letak pelanggan yang tidak beraturan. Biasanya daerah yang mempunyai populasi  penduduk yang tersebar mempunyai sentral yang kecil tetapi meskipun demikian saluran pelanggannya panjang. Sebaliknya daerah yang mempunyai populasi penduduk yang padat mempunyai sentral yang besar dan saluran pelanggan yang pendek.

Saluran antar sentral lokal disebut junction. Ini bisa merupakan bothway working atau bisa oneway working. Terminalogi ini sesuai dengan arah dari traffic; akan tetapi masing-masing tipe ini merupakan komunikasi dua arah ketika pembicaraan

Memperhatikan hal-hal tersebut diatas maka bentuk jaringan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar